Ketum PWI Pusat Akhmad Munir: Keputusan Konkernas Final, Hilangkan Ego dan Praktik Transaksional

SERANG, BANTEN — Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menegaskan bahwa Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PWI harus menjadi momentum krusial untuk memperkuat persatuan sekaligus mendorong reformasi organisasi secara menyeluruh.

Penegasan tersebut disampaikan Munir dalam pembukaan Konkernas PWI Pusat yang digelar di Novotel Serang, Banten, Jumat (7/2/2026).

Akhmad Munir menyoroti salah satu kelemahan organisasi pada periode sebelumnya, yakni ketiadaan keputusan yang bersifat final dan mengikat. Kondisi ini dinilai memicu perbedaan sikap serta dinamika internal yang berlarut-larut.
Melalui Konkernas kali ini, ia menginstruksikan agar seluruh keputusan yang dihasilkan wajib dijalankan oleh seluruh jajaran organisasi tanpa pengecualian.

“Hilangkan ego. Kita ubah mindset. Keputusan harus final dan mengikat untuk kepentingan organisasi,” tegas Akhmad Munir di hadapan para peserta Konkernas.
Ia menambahkan bahwa kepemimpinan organisasi membutuhkan otoritas yang jelas agar roda organisasi dapat berjalan secara tegas, terarah, dan bertanggung jawab. Sebagai organisasi profesi, PWI dituntut menjunjung tinggi integritas dengan menjalankan kebijakan bersama secara konsisten.

Hal krusial lain yang menjadi sorotan Munir adalah integritas dalam proses pemilihan ketua di masa depan. Ia mewanti-wanti agar PWI bersih dari praktik transaksional yang dapat merusak marwah institusi.
“Kita berharap PWI tidak lagi berorientasi transaksional, tetapi fokus pada penguatan organisasi dan peningkatan kualitas profesi wartawan,” ujarnya. 

Menurutnya, praktik transaksional hanya akan menenggelamkan nilai-nilai profesionalisme yang selama ini dibangun.
Modernisasi dan Penguatan Regulasi
Ke depan, Akhmad Munir berkomitmen membawa PWI menuju tata kelola yang lebih modern. 

Salah satu langkahnya adalah menyelaraskan regulasi kepengurusan di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota agar adaptif terhadap tantangan dunia pers saat ini.

Ia juga mengingatkan bahwa Konkernas memiliki kedudukan strategis yang setara dengan kongres, terutama dalam pembentukan komisi-komisi yang merumuskan arah kebijakan serta program kerja organisasi ke depan. (MA) 

Diberdayakan oleh Blogger.