SMKN 2 Talang Ubi Kembangkan Program Ramah Anak, Anti Perundungan, dan Zero Sampah

Sriwijaya News, Talang Ubi — SMKN 2 Talang Ubi terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkarakter melalui tiga program utama yang digagas langsung oleh Kepala Sekolah, Dr. Edward Martin, S.Pd., M.M. Program tersebut meliputi Sekolah Ramah Anak, Anti Kekerasan dan Anti Perundungan, serta Program Zero Sampah.
Dr. Edward Martin, S.Pd., M.M menjelaskan bahwa rangkaian program ini disusun selaras dengan visi dan misi sekolah untuk mencetak peserta didik yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki karakter kuat sebelum terjun ke dunia kerja. “SMK harus membentuk siswa yang berkarakter. Karena itu, pembiasaan-pembiasaan positif terus kami tanamkan melalui program-program ini,” ungkapnya.

Program Sekolah Ramah Anak Ciptakan Suasana Belajar yang Hangat

Sebagai bagian dari Program Sekolah Ramah Anak, seluruh guru di SMKN 2 Talang Ubi setiap pagi menyambut dan menyapa siswa di depan gerbang sekolah. Kebiasaan ini bertujuan menciptakan suasana belajar yang hangat, membangun kedekatan emosional, sekaligus memastikan kondisi psikologis siswa tetap positif sebelum memulai kegiatan belajar.

Program Anti Kekerasan dan Anti Perundungan dengan Tim Khusus
Untuk mendukung lingkungan sekolah yang aman, Dr. Edward menggagas pembentukan tim khusus pencegahan kekerasan dan perundungan. Tim tersebut terdiri dari Guru BK, wali kelas, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, serta perwakilan siswa.

Tim ini bertugas melakukan pemantauan, edukasi, hingga penanganan dini terhadap potensi perundungan. Melalui program ini, sekolah berupaya membangun budaya saling menghargai serta memastikan seluruh siswa belajar tanpa rasa takut.

Program Zero Sampah Tanamkan Kepedulian Lingkungan
Program Zero Sampah menjadi salah satu fokus utama dalam pembentukan karakter siswa. Melalui program ini, sekolah menanamkan kesadaran pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan tanggung jawab pribadi.

Setelah berjalan satu tahun, dampaknya mulai terlihat nyata. “Alhamdulillah, kini siswa sudah memiliki rasa tanggung jawab. Ketika melihat sampah, mereka langsung mengambilnya tanpa disuruh. Karakter seperti inilah yang ingin terus kami bentuk,” ujar Edward.

Ketiga program ini telah memberikan perubahan positif bagi kultur sekolah. SMKN 2 Talang Ubi berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program tersebut demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, bersih, serta mendukung pembentukan karakter peserta didik secara berkelanjutan. (MA/SN)


Diberdayakan oleh Blogger.